About Me

My photo
Assalamu 'alaikum... Kreator blog ini merupakan guru SMP Negeri 60 Surabaya yang memiliki hobi menulis karya sastra dan berbagi ilmu pada sesama rekan pendidik. "Ilmu adalah yang memberikan manfaat, bukan yang sekadar hanya dihafal". – Imam Syafi’i...jadi ikhwan N akhwat...klo punya ilmu jangan disimpan sendiri ya...jadikan ilmu kita manfaat dengan berbagi kepada yang lain..yuk dishare:-)
Powered by Blogger.
RSS

Resep hamburger sederhana dan enak


Resep hamburger sederhana dan enak – Assalamu’alaikum..pada kesempatan kali ini kita akan share cara membuat hamburger yang mudah, praktis, hemat, dan lezat. Sebagai ibu muda yang memiliki segudang aktivitas, tentunya membuat masakan sendiri di rumah bukanlah hal yang mudah sehingga kita seringkali membeli makanan cepat saji untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, padahal ada resiko negatifnya terhadap kesehatan kalau kita sering mengkonsumsi makanan-makanan tersebut. Oleh karena itu, yuk mulai sekarang kita coba membuat makanan sendiri di rumah. Berikut ini mari kita simak cara membuat hamburger sederhana dan enak.


Bahan :
      a.       Roti Burger        4 buah
      b.       Selada              secukupnya
      c.       Tomat               2 buah
      d.       Bawang bombai 1 buah
      e.       Daging sapi       250 gram
      f.        Saus / Sambal   secukupnya
      g.       Mayonice          100 gram

Peralatan:
    a.       Pisau, tissue makan
    b.       Telenan, sendok
    c.       Piring, garpu
    d.       Wajan, Kompor

Cara Membuat :
a.       Potong daging sapi menjadi kecil-kecil, kemudian cincang hingga sampai halus.
b.   Taburkan garam dan merica secukupnya pada danging yang telah dicincang, bentuk menjadi bulat pipih, kemudian panggang hingga matang.
c.       Potong roti menjadi dua bagian.
d.       Ambil roti burger bagian bawah, lalu letakkan selada.
e.       Kemudian, letakkan tomat dan bawang bombay yang telah diiris.
f.        Lalu letakkan beef yang telah dipanggang dan beri mayonice serta saus dan sambal secukupnya.
g.       Tutupkan sebagian roti lainnya diatasnya, dan siap untuk dihidangkan.
Demikian sobat cara buat hamburger yang sederhana dan enak. Semoga bermanfaat ya, mohon maaf kalau masih ada kekurangannya :-) Trims pada siswa-siswi SMKF Surabaya khususnya kelas XIC (Agita, Ary Rachma, Fitri Nur, dan Yusvira) atas kreativitasnya. Jangan lupa ikuti terus materi-materi pada blog kami ya dan jadi pengikut setia kami. Thanks 4 atensinya..













  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Unsur-unsur intrinsik dalam novel


Macam-macam unsur intrinsik dalam prosa - Sebuah karya sastra khususnya prosa memiliki unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Novel merupakan salah satu jenis prosa baru yang dapat kita analisis unsur intrinsiknya. Unsur intrinsik ialah unsur yang membangun karya sastra dari dalam. Unsur intrinsik dalam novel meliputi: tema, amanat, alur, latar /setting, tokoh dan penokohan, dan sudut pandang. Berikut ini mari kita simak uraian lebih lengkapnya tentang jenis-jenis unsur intrinsik prosa khususnya novel.
1. Tema
Tema merupakan gagasan utama atau ide pokok yang ingin disampaikan pengarang melalui novel tersebut.
2. Amanat
Amanat merupakan pesan pengarang kepada pembaca dalam novel tersebut.
3. Alur atau plot
Alur atau plot merupakan jalannya cerita yang dirangkai berdasarkan hubungan urutan waktu atau hubungan sebab akibat sehingga membentuk keutuhan cerita.
4. Latar atau setting
Latar atau setting merupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan tempat, waktu, dan suasana yang digunakan dalam novel itu..
5. Tokoh dan penokohan
Tokoh merupakan nama atau sebutan para pemain dalam novel tersebut  sedangkan penokohan ialah cara pengarang melukiskan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam novel itu. Penokohan dapat dianalisis berdasarkan karakter /sifat, bentuk fisik, maupun kedudukan sosial.
Macam-macam penokohan, antara lain:
a.Tokoh protagonis, yaitu tokoh yang karakternya baik dalam cerita.
b. Tokoh antagonis, yaitu tokoh yang karakternya jahat dalam cerita.
c.Tokoh tritagonis, yaitu tokoh yang fungsinya sebagai penengah antara tokoh protagonis dant okoh antagonis.
6. Sudut pandang atau point of view
Sudut pandang atau point of view merupakan kedudukan pengarang dalam cerita.
Macam-macam sudut pandang, antara lain:
a. sudut pandang orang pertama pelaku utama, yaitu: pengarang terlibat dalam cerita dan berkedudukan sebagai tokoh utama
b. sudut pandang orang pertama pelaku sampingan, yaitu: pengarang terlibat dalam cerita dan berkedudukan sebagai tokoh sampingan
c. sudut pandang orang ketiga, yaitu: pengarang tidak terlibat sama sekali dalam cerita.
Demikian uraian tentang unsur intrinsik novel. Semoga bermanfaat ya, mohon maaf kalau masih ada kekurangannya :-) Jangan lupa ikuti terus materi-materi pada blog kami ya dan jadi pengikut setia kami. Thanks 4 atensinya..



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Citraan dalam puisi beserta contohnya


Citraandalam puisi beserta contohnya – Puisi merupakan karya sastra yang terdiri atas beberapa baris yang mengandung pertalian arti dan membentuk bait. Bahasa yang digunakan dalam puisi adalah bahasa yang mengandung nilai indah/ estetis. Nilai indah atau estetis yang dimiliki puisi berasal dari pengaruh struktur luar puisi (surface structure) seperti rima, majas, ataupun citraan. Citraan merupakan gambaran angan yang berkaitan dengan panca indra manusia. Citraan ada lima macam, yaitu citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan penciuman, citraan perasa, dan citraan perabaan. Berikut ini mari kita simak macam-macam citraan dalam puisi dan contohnya.
Macam-macam citraan atau imaji, antara lain:
1. Citraan Penglihatan
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra penglihatan (mata).
2. Citraan pendengaran
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra pendengaran (telinga).
3. Citraan penciuman
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra penciuman (hidung).
4. Citraan perasa
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra perasa (lidah).
5. Citraan peraba
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra peraba (kulit).
Contoh citraan dalam puisi:
Surat buat Arjuna

Wahai arjuna....
Langkah-langkah kaki ini tak terasa kian lelah menapaki jalanan berbatu ini,
tapi aku masih belum jengah mengamati lambaian pepohonan cemara,                   (Citraan Penglihatan)
yang pucuk-pucuk daunnya mulai pudar warnanyanya karena terik liar sang mentari,
dan terjangan tetes-tetes air hujan semalam
Wahai arjuna....
Bisikan hempasan bayu yang menaungi raga ini,                            (Citraan Pendengaran)
melantunkan nada-nada indah menenangkan hati.
Wahai arjuna....
Masih kuingat lekat dalam kenangan,
semerbak aroma putik-putik puspa yang kau berikan,                       (Citraan Penciuman)
menambah harum pijak hadirmu dalam kerinduan.
Wahai arjuna....
Meski getir dan pahit jalan yang menghadang,                                 (Citraan Perasa)
aku tahu pasti,
esok manis jua setiap cita yang ku idamkan.
Wahai arjuna....
Halus budi bahasamu adalah teladan bagiku,                                    (Citraan peraba)
meski segenap asa ku hibahkan,
tak cukup gantikan arti hadirmu di ruah hatiku.

Demikian sobat jenis-jenis citraan dalam puisi. Semoga bermanfaat ya, mohon maaf kalau masih ada kekurangannya :-) Jangan lupa ikuti terus materi-materi pada blog kami ya dan jadi pengikut setia kami. Thanks 4 atensinya..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Naskah Drama Si Lancang ( Malin Kundang )


Naskah Drama Si Lancang ( Malin Kundang ) - Assalamu 'Alaikum wr.wb. Selamat pagi para sohib guru dan adik-adik pelajar semua. Drama merupakan karya sastra yang menyenangkan dan menarik karena sarat akan nilai moral di dalamnya. Drama juga merupakan refleksi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari di sekitar kita. Berikut ini saya akan share naskah drama 7 orang (naskah drama untuk tujuh tokoh / pemain) yang bersumber dari dongeng ‘Si Lancang’. Dongeng Si Lancang yang berasal dari Riau ini mirip sekali dengan kisah Malin Kundang. Jadi, naskah drama Si lancang ini bisa kita gunakan untuk drama Malin Kundang juga. Silahkan menyimak ya!
Judul Drama: Si Lancang ( Malin Kundang )
Para Pemain:
1. Narator  :  Tamzila
2. Si Lancang       :  Fajar
3. Mak/ Ibu Lancang        :  Widianita
4. Istri Si Lancang : Dila
6. Saudagar : Anggun
7. Perampok : Hamid

SI LANCANG
Alkisah pada zaman dahulu hiduplah seorang wanita miskin dengan anak laki2nya yang bernama si lancang. Mereka sangat miskin. Mereka tinggal di sebuah gubuk reot di negeri Kampar. Ayah Lancang sudah lama meninggal dunia. Suatu hari Lancang menemui ibunya.
Lancang: Mak, lancang sudah bosan  hidup miskin seperti ini..,apalagi hutang-hutang kita semakin menumpuk, Lancang ingin pergi merantau saja mak.
Mak: Tidak nak,,,, siapa yang akan menjagamu di sana nanti? Emak khawatir Lancang.
Lancang; Tapi mak, kalau lancang tidak pergi..hidup kita pasti tidak akan berubah,apalagi disini Lancang tidak punya pekerjaan..
Mak: Baiklah nak, ... tapi ingat satu hal ya...Jangan pernah lupakan makmu ini ya..
Lancang: Iya mak..lancang mohon doanya.
Di perantauan, Lancang bertemu dengan seorang saudar. Ia menolong saudgar itu ketika akan dirampok.
Perampok: Berhenti!! Serahkan hartamu!!
Saudagar: Ada  apa ini?? Ada Apa? Apa maumu?
Perampok: Aku ingin hartamu!
Saudagar: Tolong-tolong..
Perampok: Diamlah,jangan berisik..
Lancang: Hei! Hentikan!
Saudagar: Terimakasih anak muda,,siapa namamu??
Lancang: Nama saya lancang...
Saudagar: Untung ada kamu.. baik budimu, tidak akan aku lupakan,,
Sejak peristiwa itu, hubungan saudagar dengan lancang makin akrab hingga akhirnya ia menjodohkan putrinya dengan si Lancang. Lambat laun, si Lancang pun menjadi pedagang yang sukses hingga hartanya makin melimpah, tapi ia menjadi kian angkuh.
Lancang: Istriku..kemarilah..
Istri: iya kanda, ada apa?
Lancang: Harta benda kita makin lama makin bertambah. Simpanlah dengan baik, jangan pernah memberikannya pada orang lain.
Istri: Iya kanda,..semua emas dan berlian ini tidak akan berkurang sedikit pun..
Suatu hari saudagar itu ingin berlayar ke negeri Kampar, ia mengajak si lancang dan istrinya. Mereka menggunakan kapal yang sangat megah dan mewah. Berita kedatangan si Lancang didengar oleh emaknya. Dengan persaan haru, ia bergegas menyambut kedatangan si Lancang.
Mak: Itu seperti Lancang...anakku. Iya itu memang Lancang. Lan..caaaang...ini emak nak.
Lancang: Hei..perempuan jelek, jangan membual kamu.
Saudagar: Apa benar yang dikatakannya Lancang?
Istri: Iya kanda..siapa perempuan tua ini?
Mak: Lancang, anakku. Emak sangat merindukanmu, nak.
Lancang: Mana mungkin aku mempunyai emak tua dan miskin sepertimu. Jangan mimpi..pergi kamu!
Mak: Tega sekali kamu nak..kamu telah melupakan emakmu sendiri.
Lancang: Ah..sudahlah. Mari Ayah, dinda, kita tinggalkan saja perempuan bodoh ini.
Mak: Oh Tuhan..kiranya habis kesabaranku ini. Hukumlah anak durhaka itu.
Dalam sekejap, turunlah hujan lebat dan badai topan. Badai tersebut menghancurkan kapal milik si Lancang.
Saudagar: Hah..ada apa ini! Kenapa ombaknya makin tinggi.
Istri: Arghh..kanda tolong-tolong.
Lancang: Emak..ampuni Lancang, mak. Lancang menyesal.
***
Demikian contoh naskah drama terbaru ‘ Si Lancang’ atau Malin Kundang yang saya buat untuk para siswa dalam rangka mengikuti lomba drama. Semoga bermanfaat ya. Jangan lupa ikuti terus perkembangan karya sastra pada blog kami ya dan jadi pengikut setia kami. Thanks 4 atensinya.. Wassalamu Alaikum wr.wb

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS