About Me

My photo
Assalamu 'alaikum... Kreator blog ini merupakan guru SMP Negeri 60 Surabaya yang memiliki hobi menulis karya sastra dan berbagi ilmu pada sesama rekan pendidik. "Ilmu adalah yang memberikan manfaat, bukan yang sekadar hanya dihafal". – Imam Syafi’i...jadi ikhwan N akhwat...klo punya ilmu jangan disimpan sendiri ya...jadikan ilmu kita manfaat dengan berbagi kepada yang lain..yuk dishare:-)
Powered by Blogger.
RSS

Citraan dalam puisi beserta contohnya


Citraandalam puisi beserta contohnya – Puisi merupakan karya sastra yang terdiri atas beberapa baris yang mengandung pertalian arti dan membentuk bait. Bahasa yang digunakan dalam puisi adalah bahasa yang mengandung nilai indah/ estetis. Nilai indah atau estetis yang dimiliki puisi berasal dari pengaruh struktur luar puisi (surface structure) seperti rima, majas, ataupun citraan. Citraan merupakan gambaran angan yang berkaitan dengan panca indra manusia. Citraan ada lima macam, yaitu citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan penciuman, citraan perasa, dan citraan perabaan. Berikut ini mari kita simak macam-macam citraan dalam puisi dan contohnya.
Macam-macam citraan atau imaji, antara lain:
1. Citraan Penglihatan
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra penglihatan (mata).
2. Citraan pendengaran
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra pendengaran (telinga).
3. Citraan penciuman
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra penciuman (hidung).
4. Citraan perasa
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra perasa (lidah).
5. Citraan peraba
Yaitu gambaran angan yang berhubungan dengan indra peraba (kulit).
Contoh citraan dalam puisi:
Surat buat Arjuna

Wahai arjuna....
Langkah-langkah kaki ini tak terasa kian lelah menapaki jalanan berbatu ini,
tapi aku masih belum jengah mengamati lambaian pepohonan cemara,                   (Citraan Penglihatan)
yang pucuk-pucuk daunnya mulai pudar warnanyanya karena terik liar sang mentari,
dan terjangan tetes-tetes air hujan semalam
Wahai arjuna....
Bisikan hempasan bayu yang menaungi raga ini,                            (Citraan Pendengaran)
melantunkan nada-nada indah menenangkan hati.
Wahai arjuna....
Masih kuingat lekat dalam kenangan,
semerbak aroma putik-putik puspa yang kau berikan,                       (Citraan Penciuman)
menambah harum pijak hadirmu dalam kerinduan.
Wahai arjuna....
Meski getir dan pahit jalan yang menghadang,                                 (Citraan Perasa)
aku tahu pasti,
esok manis jua setiap cita yang ku idamkan.
Wahai arjuna....
Halus budi bahasamu adalah teladan bagiku,                                    (Citraan peraba)
meski segenap asa ku hibahkan,
tak cukup gantikan arti hadirmu di ruah hatiku.

Demikian sobat jenis-jenis citraan dalam puisi. Semoga bermanfaat ya, mohon maaf kalau masih ada kekurangannya :-) Jangan lupa ikuti terus materi-materi pada blog kami ya dan jadi pengikut setia kami. Thanks 4 atensinya..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment